Tata Cara Memahami Struktur Tabel Periodik Unsur
2020-04-03 06:55:43
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Generasi Prestasi, terutama yang mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, kamu pasti akan bertemu dengan tabel periodik unsur di mata pelajaran Kimia. Meskipun ini tergolong pelajaran dasar, tetapi akan terus dipakai apabila nantinya kamu melanjutkan kuliah di jurusan yang berkaitan dengan Kimia.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Kalau kamu sudah pernah mempelajarinya, sulit nggak? Ada begitu banyak unsur yang ada di dalam satu tabel sehingga membingungkan dan sulit dipahami.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Tetapi tenang, masih banyak yang bernasib sama denganmu. Hanya saja, apakah kamu mau belajar membaca dan menghafalnya atau tidak.Dengan mempelajari cara membacanya, kamu bisa meraih nilai yang bagus pada mata pelajaran kimia, apalagi jika kamu hafal segala informasi setiap unsur yang ada di dalamnya.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Pertama, coba pahami struktur tabel periodik. Kamu bisa membacanya dari kiri atas ke kanan bawah dengan membaca secara horizontal. Semakin ke kanan dan ke bawah, nomor atomnya semakin besar. </span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Nomor massa pada setiap atomnya juga bertambah besar sehingga kamu bisa memahami berat unsur walaupun hanya dengan melihat posisi atom pada tabel.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Massa atom dihitung dengan menjumlahkan proton dan neutron di setiap atom unsur. Jumlah proton bertambah pada unsurnya. Sedangkan elektron tidak termasuk dalam massa atom karena tidak berpengaruh banyak terhadap berat atom.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Kedua, Setiap unsur mengandung satu proton lebih banyak daripada atom di sebelah kirinya. Nomor atom tersusun dari kiri ke kanan. Contohnya, Hidrogen memiliki nomor atom 1, sedangkan Helium yang berada di sebelah kanannya memiliki nomor atom 2.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Ketiga, kenali golongan atom yang memiliki sifat fisik dan kimia yang sama. Golongan atom itu dibedakan melalui kolom vertikal pada tabel. Setiap unsur pada golongan tertentu memiliki jumlah elektron yang sama pada orbital terluarnya.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Sebagian besar unsur hanya ada di satu golongan, tetapi Hidrogen bisa dikelompokkan dalam golongan halogen atau alkali.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Untuk memudahkan, kolom diberi nomor 1 hingga 18. Untuk mengetahui unsur apa saja yang terdapat pada satu golongan, kamu bisa membacanya dari atas ke bawah.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Keempat, ada ruang kosong pada tabel di 3 baris pertama, karena logam transisi yang dimunculkan di tabel adalah unsur yang memiliki nomor atom 21. Penyusunan unsur ke dalam kelompok dan golongan juga mempertimbangkan fisik dan kimia sehingga memahami cara setiap unsur dalam bereaksi.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Kelima, setiap baris disebut juga periode, yang semua unsur dalma satu periode memiliki jumlah orbital atom yang sama, yang nantinya akan dilintasi elektron. Jumlah orbital sesuai dengan jumlah periode, yang berjumlah 7 periode.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Unsur pada periode 1 memiliki 1 orbital, dan seterusnya. Kamu bisa membaca periode unsur mengikuti barisnya, dari kiri ke kanan.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Terakhir, kamu harus membedakan antara logam, semilogam, dan non logam. Tabel periodik unsur sudah memisahkan berdasarkan warna, juga posisi logam yang berada di sebelah kanan, semilogam yang ada di tengah, dan nonlogam yang ada di kiri.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Patut diingat, Hidrogen bisa dikelompokkan ke dalam halogen ataupun alkali karena sifatnya.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Nah, begitulah cara memahami struktur tabel periodik unsur. Meskipun awalnya membingungkan, tapi jika kamu berusaha memahaminya, kamu pasti bisa!</span></p>