Perbedaan antara Disabilitas dengan Difabel
2020-12-06 23:18:50
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Generasi Prestasi pasti sudah tidak asing dengan istilah&nbsp;<a href="https://www.halodoc.com/kesehatan/retardasi-mental"><span style="color: windowtext;">disabilitas</span></a>&nbsp;maupun difabel. Dua istilah ini digunakan untuk menggantikan istilah penyandang cacat yang sudah lebih dahulu hadir dalam konteks yang lebih halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang tidak bisa menjalani aktivitas sebagaimana orang sehat dan normal. </span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Pasalnya, sebutan penyandang cacat disinyalir terdengar lebih kasar dan cenderung terasa merendahkan pengidapnya.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Memang, antara disabilitas dan difabel yang digunakan sebagai pengganti istilah penyandang cacat tampak memiliki arti yang sama. Namun, ternyata kedua istilah ini memiliki perbedaan yang cukup jelas. </span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Tahukah kamu apa perbedaan antara disabilitas dan difabel?</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Istilah disabilitas mencakup penurunan nilai, pembatasan aktivitas, dan partisipasi atau keterlibatan. Disabilitas berasal dari serapan kata berbahasa Inggris &ldquo;<em>disability&rdquo;</em> atau &ldquo;<em>disabilities&rdquo; </em>yang menggambarkan adanya ketidakmampuan atau kekurangan yang terdapat pada fisik maupun menta, sehingga menyebabkan terjadinya keterbatasan pada pengidapnya untuk melakukan suatu aktivitas.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Dengan demikian, disabilitas bukan hanya masalah kesehatan, tetapi fenomena yang terbilang kompleks, mencerminkan interaksi antara fitur tubuh seseorang dengan fitur masyarakat yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Pengidap disabilitas tentu memiliki kebutuhan yang sama dengan orang yang normal dan sehat, seperti&nbsp;<a href="https://www.halodoc.com/kesehatan/imunisasi"><span style="color: windowtext;">imunisasi</span></a>, pemeriksaan untuk mengidentifikasi adanya penyakit tertentu dan masih banyak lagi. Sayangnya, masih ada hambatan untuk penyandang disabilitas untuk mengakses layanan kesehatan dan fasilitas umum.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Contohnya: Arif adalah seorang anak berusia 4 tahun yang mengidap kelainan <em>cerebral palsy</em> yang disebut&nbsp;<em>spastic diplegia</em>. Kelainan ini mengakibatkan kaki Arif kaku, kencang, dan sulit untuk digerakkan. Ia pun tidak bisa berdiri, bahkan berjalan. Di sini, ketidakmampuan Arif untuk berjalan adalah disabilitas yang mungkin bisa dikurangi dengan alat bantu jalan atau peralatan khusus lainnya.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Lalu, apa bedanya dengan difabel?</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Difabel adalah bentuk yang lebih halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas. Mereka yang disebut difabel memiliki kemampuan yang berbeda sebagai dampak dari kekurangan atau kecacatan yang diidapnya dan terbilang unik jika dibandingkan dengan orang-orang yang berada dalam kondisi sehat.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Masih dari contoh Arif yang mengalami&nbsp;<em><a href="https://www.halodoc.com/kesehatan/cerebral-palsy"><span style="color: windowtext; text-decoration: none; text-underline: none;">cerebral palsy</span></a></em>. Keadaan ini membuat Arif kesulitan untuk memenuhi peran normal di rumah, sekolah, dan di lingkungan masyarakat. Kondisi inilah yang disebut dengan difabel. Sederhananya, difabel adalah kondisi ketika seseorang yang memiliki keterbatasan, baik fisik maupun mental mengalami kesulitan untuk melakukan peran tertentu.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Disabilitas dan difabel sama-sama menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami kekurangan. Namun, istilah difabel terdengar lebih halus dan sopan untuk menyebut kondisi ini, karena menempatkan penyandang disabilitas sebagai orang lain yang memiliki kemampuan yang sama, hanya saja cara yang ditunjukkannya berbeda. Sementara disabilitas hanya menggambarkan orang yang tidak mampu melakukan suatu aktivitas karena keterbatasan yang ia punya.&nbsp;</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Nah, seandainya kamu memiliki teman difabel, jangan dijauhi ya. Generasi Prestasi yang belajar dari IndiHome Study pasti paham kalau kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain.</span></p> <p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"><em><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman',serif;">Referensi: halodoc.com</span></em></p>