Tips Membuat Tanda Tangan Yang Baik dan Menarik
2019-07-23 11:32:00
<p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Tahukah kamu? Tanda tangan yang sudah seringkali kita lihat diberagam surat-surat berharga berasal dari bahasa Latin: signare yang berarti "tanda". Atau Paraf yang juga sering kita lihat adalah tulisan tangan, kadang-kadang diberi gaya tulisan tertentu dari nama seseorang atau tanda identifikasi lainnya yang ditulis pada dokumen sebagai sebuah bukti dari identitas dan kemauan. Setiap orang memiliki pola sidik jari yang berbeda satu sama lain. Selain sidik jari, tanda tangan juga berfungsi sebagai identitas diri. Tanda tangan biasanya dibubuhkan pada dokumen penting sebagai tanda persetujuan. Namun sebelum membubuhkan tanda tangan tidak jarang diperlukan materai untuk memperkuat sebuah kesepakatan</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Banyak orang mengira bahwa kartu identitas seperti KTP adalah satu-satunya tanda pengenal bagi seseorang. Padahal, terdapat tanda tangan dan sidik jari bisa menjadi alternatif tanda pengenal lain yang digunakan untuk mengidentifikasi informasi seseorang.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Jika kamu berencana menjadi seorang yang terkenal atau sekadar ingin melewatkan waktu, bereksperimen dengan tanda tangan kamu, akan menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Untuk membuat tanda tangan yang terlihat menarik, cobalah beberapa saran dan teknik berikut ini agar tanda kamu terlihat menarik</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">&nbsp;</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder;">1. Kamu Bisa Ambil Nama Depan atau Inisial</span></p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Kamu dapat membuat tanda tangan berdasarkan nama depan maupun inisial. Mulailah menulis huruf pertama seunik mungkin agar tidak mudah ditiru. Kamu bisa memilih font tertentu seperti yang terdapat dalam komputer, lalu dikreasikan sesuai tingkat kreatifitas.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder;">2. Tentukan Arah Goresan yang Paling Tepat</span></p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Bentuk tanda tangan secara tidak langsung terlihat seperti lukisan kaligrafi yang biasa kamu temui. Kaligrafi sendiri tidak jauh berbeda dengan lukisan gambar pada umumnya. Oleh karenanya, tentukan arah tanda tangan sesuai dengan keinginanmu. Jangan sampai membuat tanda tangan yang kurang jelas arahnya sehingga membuatmu bingung saat menuliskannya. Apalgi kamu sampai lapa dengan garis tanda tanganmu selang beberaa hari.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder;">3. Beri Sentuhan Gaya atau Kreasi Sendiri</span></p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Selain kamu bisa memilih tanda tangan berciri khas inisial dan arah, kamu juga harus memberi kreasi yang unik agar tanda tanganmu tidak terlihat terlalu sederhana sehingga mudah untuk ditiru. Berilah gaya atau kreasi khusus untuk memberi kesan rumit, yang hanya kamu sendiri yang mengetahuinya. Kamu juga bisa mencari inspirasi tanda tangan unik di internet untuk memperindah tanda tanganmu.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder;">4. Berlatih Terus Menerus di Lembaran Kertas</span></p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Setelah menemukan gaya dan arah tanda tangan pilihan, kamu harus terus mengulangi menulis tanda tangan agar kamu tidak mudah lupa. Menulis tanda tangan hampir mirip dengan hafalan karena kamu dituntut untuk menghafal langkahnya secara urut untuk digunakan di kesempatan berikutnya.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder;">5. Konsisten</span></p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">Ingatlah, tanda tangan adalah identitas diri secara hukum yang sah. Untuk itu, kamu juga harus selalu konsisten dalam menuliskan tanda tangan. Konsisten dalam artian ukuran lebar dan tinggi tanda tangan, serta besar kecilnya, jangan berubah-ubah. Bisa jadi mungkin kamu sendiri tidak menyadarinya, namun orang lain akan dengan mudah melihat ketidakcocokan tanda tangan karena kamu tidak konsisten.</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">&nbsp;</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">&nbsp;</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">&nbsp;</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">sumber : bragam sumber</p> <p style="box-sizing: border-box; margin-top: 0px; margin-bottom: 1rem; line-height: 1.3; color: #212529; font-family: Poppins, sans-serif; text-align: justify; background-color: #f3f3f3;">gambar : pixabay.com</p>